Menerawang Potensi Properti Kota Karawang

Pembangunan proyek properti di koridor timur Jakarta tampaknya kian menggeliat, di sana banyak pengembang raksasa yang membangun banyak proyek properti dengan segmentasi pasar yang sangat beragam.

Menurut Hendra Hartono, CEO Leads Property Indonesia, kawasan timur Jakarta seperti Bekasi, Cikarang dan Karawang belakangan memang semakin dilirik oleh pencari properti, pasalnya memang area tersebut saat ini tengah dibangun beragam infrastruktur yang dapat membantu mobilitas seseorang, seperti Jalan Tol Trans Jawa (Tol Cikopo-Palimanan), Jalan Nasional Pantai Utara (Pantura) Jawa, dan kereta api cepat Jakarta-Bandung.

Klik Disini Untuk Lihat Info Rumah Dijual di Telukjambe Timur Termurah!

“Selain itu, dekat Karawang juga bakal dibangun Bandara Kertajati, dan pelabuhan laut skala internasional baru. Hal ini yang akan mendorong Karawang menjadi potensial dan siap bersaing dengan kawasan lainnya,” kata Hendra.

Salah satu pengembang besar yang ikut meramaikan “legitnya” pasar di Karawang adalah Agung Podomoro Land dengan proyek Taruma City, yakni sebuah kawasan superblock dengan luas sekitar 5,6 hektar. Proyek ini mencangkup 243 unit ruko, 49 unit rumah tapak, 1 tower apartemen yang terdiri 780 unit.

Untuk rumah tapaknya sendiri, konsep rumah yang dibangun di sana adalah rumah kebun. Satu unit rumah berukuran 114 meter persegi yang menempati tanah seluas 108 meter persegi.

Klik Disini Untuk Dapatkan Info Tentang Rumah Dijual di Karawang Rengasdengklok Murah!

Menurut Rina Irawan, General Manager Taruna City, lokasi proyek ini terbilang cukup strategis karena berjarak hanya 5 km dari pintu tol Karawang Barat, 7 km dari pusat pemerintahan kabupaten Karawang dan sekitar 3 km dari alun-alun pusat kota Karawang.

Proyek Taruma City ini sebenarnya sangat cocok bagi mereka para investor dengan motivasi sewa properti. Analisa tersebut tentunya bukannya tanpa sebab, menjamurnya beragam industri di karawang membuat potensi sewa apartemen ataupun ruko di sana dinilai cukup menggiurkan.

“Pertumbuhan ekonomi kita membuat banyak pabrik baru bermunculan. Lebih dari 50 persen pekerja di pabrik tersebut adalah warga asing sebagian didominasi oleh ekspatriat dari Jepang,” ujar Rina.

Rina juga mengatakan, harga tanah di Karawang saat ini terus melonjak, untuk dipusat kota Karawang saja saat ini harga tanah di sana menyentuh Rp 15 juta – Rp 20 juta per meter persegi.

Previous articleMelihat Potensi Kota Depok
Next articleMengintip Potensi Properti di Bandung Selatan
Novriyadi mengawali karir sebagai reporter sejak tahun 2008 di sejumlah media massa, kemudian tahun 2015 ia bergabung ke Lamudi.co.id sebagai Senior SEO Content Writer. Di Lamudi, bersama SEO content writer lainnya, ia telah membuat beragam informasi menarik seputar dunia properti, mulai dari arsitektur, desain interior, bisnis properti dan lain sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here