Q&A : Saya Bingung Ingin Membeli Rumah Atau Apartemen, Ya?

Memberikan jawaban terbaik untuk menjawab pertanyaan yang masuk melalui Facebook dan Twitter Lamudi.

Q: Saya ingin membeli sebuah property untuk tempat tinggal, menurut Lamudi manakah yang lebih baik, rumah atau apartemen?

A: Untuk memilih pembelian properti yang baik untuk Anda, biasakan untuk menentukan faktor kebutuhan yang paling banyak dicapai jika memiliki properti tersebut. Seperti hal di bawah ini:

  1. Lokasi – apakah rumah atau apartemen yang ingin Anda beli itu berlokasi strategis atau paling tidak lebih dekat dengan tempat dimana Anda melakukan rutinitas, seperti bekerja, pusat pendidikan, perbelanjaan bahkan hiburan.
  2. Harga – tentunya ini menjadi tantangan berikutnya. Harga! Sebuah properti yang terletak strategis biasanya memiliki harga yang lebih mahal. Dan untuk sekarang ini, membeli apartemen (tidak subsidi) cenderung lebih mahal dibandingkan rumah. Dengan harga 500 juta, Anda masih bisa menemukan rumah sederhana di daerah Bekasi maupun Bogor dengan luas lebih dari 76 m2, sedangkan untuk membeli apartemen dengan harga seperti itu, Anda hanya dapat memiliki luas 33m2.
  3. Investasi – dari segi ini, kedua property tersebut sama-sama menguntungkan karena kenaikan positif harga properti Indonesia dinilai cukup baik dalam bentuk apapun.
  1. Fasilitas – Memang untuk sekarang ini, apartemen di kawasan Jakarta memiliki ragam fasilitas yang lengkap seperti sport center, club hingga supermarket. Sedangkan untuk rumah yang disekitarnya dekat dengan fasilitas-fasilitas seperti itu cenderung jarang dan jika ada pun harganya sangat mahal.
  2. Keamanan dan Perawatan – Secara keseluruhan, biaya perawatan apartemen memang cenderung mahal dibandingkan rumah. Dengan fasilitas lift, listrik, kebersihan, dll membuat apartemen membayar biaya yang lebih banyak. Dan dari segi keamanan, misalkan dari bencana alam, gempa, apartemen lebih memiliki resiko yang berbahaya karena terletak pada gedung yang tinggi.
  3. Legalitas – Ini hal yang paling bisa jadi pertimbangan pas. Untuk kepemilikan rumah, Anda bisa diberikan sertifikan SHM (Surat Hak Milik), dan ini dapat turun temurun diwariskan. Sedangkan apartemen, Anda hanya diberikan sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan) yang batas waktu penggunaannya hanya sampai 20 tahun.
  4. Privasi – Untuk alasan seperti ini, memang apartemen lebih layak dihuni karena dapat menjaga privasi penghuninya lebih baik. Sedangkan rumah, biasanya penghuni ‘dipaksa’ untuk bersosialisasi dengan lingkungannya.

Menurut Anda, dari ketujuh faktor kebutuhan tersebut, manakah properti yang paling Anda butuhkan, sebuah rumah atau apartemen?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here